JAKARTA, KOMPAS.com — Menghangatnya proses politik di DPR terkait kasus Bank Century (kini Bank Mutiara) tidak memengaruhi perekonomian Indonesia. Demikian disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, saat jumpa pers, di kantornya, Kamis (28/1/2010).
"Perekonomian kita belum terpengaruh oleh menghangatnya proses politik," ujar Hatta.
Menurutnya, beberapa indikator ekonomi dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan kondisi yang stabil. Laju inflasi pada tahun 2009 dalam tren menurun dan pada Desember 2009 laju inflasi tahunan turun ke 2,8 persen yang merupakan level terendah dalam beberapa tahun terkhir ini. Di bulan Januari, tekanan inflasi diperkirakan akan meningkat karena faktor musiman, tetapi laju inflasi tahunannya diyakini tetap stabil.
"Inflasi yang rendah berarti daya beli masyarakat kita tetap terjaga membuat masyarakat tetap mampu berbelanja. Artinya, dorongan terhadap perekonomian kita tetap terjaga," ungkap Hatta.
Dia menambahkan, Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) juga tetap bertahan di level yang relatif tinggi. Data-data ekonomi lain pun banyak yang menunjukkan bahwa momentum perbaikan ekonomi dapat dijaga dalam beberapa bulan terakhir.
Laju pertumbuhan penjualan mobil, misalnya, yang positif sejak Oktober 2009. Laju pertumbuhan tahunan penjualan mobil mencapai 35,6 persen.
Demikian juga dengan penjualan semen yang menunjukkaan kenaikan permintaan. Dalam tiga bulan terakhir tahun 2009, rata-rata laju penjualan tahunan mencapai 17,7 persen, atau jauh lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.
Prospek perbaikan ekonomi ini juga membawa sentimen positif di pasar modal. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 11,3 persen dari 2367,7 pada akhir Oktober 2009 ke level 2634,9 pada Januari 18 Januari 2010.
Sedangkan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS juga stabil. Bila pada akhir Oktober nilai tukar rupiah masih berada pada kisaran Rp 9.550 per dollar AS, pada 18 Januari 2010 rupiah dipertukarkan pada kisaran Rp 9.228 per dollar AS.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang