Hore... Sania Mirza Putus Tunangan

Kompas.com - 28/01/2010, 16:28 WIB

NEW DELHI, Kompas.com - Petenis cantik India, Sania Mirza yang sempat mengaku akan pensiun setelah menikah, mengumumkan telah membatalkan pertunanganntya.

Mirza, 23, telah bertunangan sejak Juli lalu dengan teman lamanya, Sohrab Mirza, 24. "Kami memang teman lama, namun  ternyata lebih sulit untuk menjadi tunangan," kata Mirza dalam pernyataan tertulis dari Hyderabad.

"Saya harap Sohrab akan selalu sukses dalam hidupnya," kata ayah Mirza, Imran. Ayah Sania juga mengatakan hubungan antar dua keluraga besar ini akan tetap terjalin dnegan baik. "Di luar masalah pertunangan, hubungan kami baik-baik saja."

Sania Mirza memang belum menyebutkan tanggal kepastian hari pernikahannya, namun pekan lalu ia telah mencanagkan niatnya untuk mundur segera setelah melangsungkan pernikahan. "Memang masih lama. Namun segera setelah menikah, prioritas hidup anda akan berubah. saya ingin hidup tenang bersama suami dan tidak ingin lagi melakukan tur keliling dunia selama 35 pekan dalam  setahun."

Mirza menjadi petenis idola di India sejak muncul dalam usia 18 tahun pada 2005.  Cantik, modern, Mirza pun mampu bersaing dengan petenis peringkat dunia dalam turnamen WTA Tour.

Ia meraih puncak prestasinya dengan menempati peringkat 27 dunia pada 2007. Namun ia kemudian mengalami serangakaian cedera yang membuat peringkatnya terus merosot hingga 57.

Sebagai muslimah, Sania kerap mendapat terpaan kritik dari kelompok Islam di negaranya berkaitan dengan busana  minim yang dikenakannya di lapangan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau