JAKARTA, KOMPAS.com — Aksi unjuk rasa memberi berkah bagi pemulung yang biasa mangkal di kawasan Monumen Nasional. Atas aksi sekitar 5.000 pendemo di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (28/1/2010), ribuan rupiah dipastikan sudah berada di kantong.
Herman, salah satu pemulung, menyebutkan, sejak beroperasi sekitar pukul 11.00 WIB, satu karung berisi botol plastik minuman ringan sudah didapat. Dengan berat 20 kg, di mana per kilogram dihargai Rp 2.000, Herman dipastikan sudah mendapat Rp 40.000 dalam beberapa jam.
"Namanya juga usaha untuk cari makan," kata Herman dengan senyum mengembang.
Dia menyebut, tak akan berhenti mengais botol-botol plastik minuman ringan ketika aksi menjatuhkan SBY-Boediono masih berlangsung. "Jarang nih Mas seperti ini," ucapnya.
Rezeki nomplok juga dirasakan penjual minuman. Mirna dalam satu jam sudah berhasil menjajakan minuman ringan sebanyak satu krat. "Satu krat kita dapat Rp 20.000," katanya.
Selain dipenuhi pendemo, di sepanjang jalur Istana Merdeka juga disesaki penjual minuman, buah, dan makanan ringan. Bahkan untuk menyiasati agar tak membawa gerobak, minuman ringan dijajakan dengan berkeliling hanya berbekal beberapa buah botol.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang