MELBOURNE, Kompas.com - Andy Murray semakin dekat dengan sebuah sejarah besar bagi dirinya sendiri dan untuk Inggris. Satu langkah lagi, petenis berusia 22 tahun tersebut akan merengkuh trofi pertama grand slam, sekaligus mengakhiri penantian panjang dunia tenis Inggris selama 74 tahun, yang tak pernah melahirkan lagi juara putra di ajang grand slam.
Ya, Murray memastikan diri maju ke final Australia Terbuka, setelah menyingkirkan pemain Kroasia Marin Cilic. Dalam pertarungan di Rod laver Arena, Kamis (28/1/10), Murray yang merupakan unggulan kelima ini menang 3-6, 6-4, 6-4, 6-2 dalam pertarungan selama 3 jam 2 menit.
Kini, Murray tinggal menunggu partai semifinal lainnya antara unggulan pertama asal Swiss Roger Federer, dan finalis Australia Terbuka 2008 Jo-Wilfried Tsonga, dari Perancis. Duel Federer dan Tsonga akan berlangsung Jumat pagi waktu setempat, atau Jumat siang waktu Indonesia.
Di awal pertandingan, Murray tampil kurang meyakinkan sehingga Cilic yang merupakan unggulan ke-14 bisa memanfaatkan situasi tersebut dengan meraih kemenangan 6-3. Tetapi mulai set kedua, Murray mulai menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu kandidat peraih gelar grand slam awal tahun ini.
Setelah melakukan break di game kelima, dia tak terbendung lagi untuk memenangkan set ini sehingga menyamakan skor menjadi 1-1. Kemudian, pada set ketiga dan keempat, Murray tampil sangat konsisten sehingga dia tak pernah kehilangan poin saat memegang servis, dan berhasil melakukan tiga break untuk memastikan diri maju ke final.
Hasil ini membuat Murray untuk kedua kali sepanjang kariernya, maju ke final grand slam. Sebelumnya, dia juga maju ke partai puncak AS Terbuka 2008, tetapi gagal mengalahkan Federer dalam pertarungan lima set.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang