Grand slam australia terbuka

Ke Final, Sejarah Besar Menanti Murray

Kompas.com - 28/01/2010, 18:53 WIB

MELBOURNE, Kompas.com - Andy Murray semakin dekat dengan sebuah sejarah besar bagi dirinya sendiri dan untuk Inggris. Satu langkah lagi, petenis berusia 22 tahun tersebut akan merengkuh trofi pertama grand slam, sekaligus mengakhiri penantian panjang dunia tenis Inggris selama 74 tahun, yang tak pernah melahirkan lagi juara putra di ajang grand slam.

Ya, Murray memastikan diri maju ke final Australia Terbuka, setelah menyingkirkan pemain Kroasia Marin Cilic. Dalam pertarungan di Rod laver Arena, Kamis (28/1/10), Murray yang merupakan unggulan kelima ini menang 3-6, 6-4, 6-4, 6-2 dalam pertarungan selama 3 jam 2 menit.

Kini, Murray tinggal menunggu partai semifinal lainnya antara unggulan pertama asal Swiss Roger Federer, dan finalis Australia Terbuka 2008 Jo-Wilfried Tsonga, dari Perancis. Duel Federer dan Tsonga akan berlangsung Jumat pagi waktu setempat, atau Jumat siang waktu Indonesia.

Di awal pertandingan, Murray tampil kurang meyakinkan sehingga Cilic yang merupakan unggulan ke-14 bisa memanfaatkan situasi tersebut dengan meraih kemenangan 6-3. Tetapi mulai set kedua, Murray mulai menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu kandidat peraih gelar grand slam awal tahun ini.

Setelah melakukan break di game kelima, dia tak terbendung lagi untuk memenangkan set ini sehingga menyamakan skor menjadi 1-1. Kemudian, pada set ketiga dan keempat, Murray tampil sangat konsisten sehingga dia tak pernah kehilangan poin saat memegang servis, dan berhasil melakukan tiga break untuk memastikan diri maju ke final.

Hasil ini membuat Murray untuk kedua kali sepanjang kariernya, maju ke final grand slam. Sebelumnya, dia juga maju ke partai puncak AS Terbuka 2008, tetapi gagal mengalahkan Federer dalam pertarungan lima set.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau