JAKARTA, KOMPAS.com- PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) menargetkan pabrik Kaltim 5 dapat beproduksi pada Januari 2012 nanti. Diharapkan, pabrik ini dapat mendukung pemenuhan kebutuhan pupuk yang terus meningkat.
"Pabrik Kaltim 5 ini diharapkan dapat berproduksi pada awal 2012 ," kata Direktur Utama PKT Hidayat Nyakman, seusai penandatanganan principle agreement untuk penyediaan gas, di Kantor Kemetrian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (28/1/2010) malam ini.
Proyek ini membutuhkan investasi sebesar 865 juta dollar AS atau setara dengan Rp 7 triliun. Menurut Menteri Perindustrian MS Hidayat, kebutuhan investasi tersebut akan dipenuhi oleh konsorsium perbankan sebesar Rp 6 triliun.
"Yang Rp 6 triliun itu 40 persen rupiah dan 60 dollar AS," ujarnya, di tempat yang sama.
Dengan demikian, masih ada kekurangan dana sebasar Rp 1 triliun yang dibutuhkan oleh perseroan. "Sisanya Rp1 triliun, gampanglah itu," ucapnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang