JAKARTA, KOMPAS.com — PT Bank Mandiri Tbk bakal mengucurkan dana sebesar Rp 3,5 triliun untuk PT Pupuk Kalimantan Timur guna pembangunan pabrik Kaltim 5.
Demikian disampaikan Direktur Utama PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) Hidayat Nyakman seusai acara penandatanganan principal agreement di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (28/1/2010). "Dari Bank Mandiri akan ada Rp 3,5 triliun," kata Hidayat.
Direktur PT Bank Mandiri Abdul Rahman menuturkan, pihaknya telah ditunjuk menjadi pimpinan sindikasi atau konsorsium perbankan yang akan membiayai Pabrik Kaltim 5. "Sebagai lead, pastinya kami akan memberikan dana lebih besar daripada bank yang lainnya," kata Abdul.
Untuk pembangunan pabrik ini dibutuhkan investasi 865 juta dollar AS atau sekitar Rp 7 triliun. Dana ini akan dipenuhi dari konsorsium perbankan sebesar Rp 6 triliun. Adapun sisanya akan dipenuhi dari internal PKT. Menurutnya, pihak konsorsium perbankan setidaknya akan membiayai sekitar 70 persen dari total biaya investasi yang dibutuhkan. "Maksimalnya kami akan biayai 70 persen," imbuhnya.
Dia mengatakan, pihaknya akan menggandeng bank lain untuk bergabung dalam pembiayaan ini. Mereka antara lain BNI, BRI, BCA, dan Bank Pembangunan Daerah. "Semuanya kami ajak. Bank asing juga, tetapi nanti kami evaluasi," tandasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang