MANCHESTER, KOMPAS.com - Usaha bek Manchester United (MU), Rio Ferdinand, menghindari skorsing dua laga dengan membantah melakukan kekerasan terhadap penyerang Hull City, Craig Fagan, malah membuahkan bonus hukuman. Federasi Sepak Bola Inggris (FA) menilai sanggahan itu mencerminkan Ferdinand berpikir dangkal dan menjatuhkan skorsing empat laga.
Pelanggaran terjadi saat MU menghadapi Hull di pentas Premier League, akhir pekan lalu. Saat itu, Ferdinand menyikut Fagan hingga terjatuh. Hal itu luput dari perhatian wasit Steve Bennet, sehingga Ferdinand tak mendapat sanksi apa-apa.
Namun, dalam rekaman pertandingan, FA melihat insiden itu dengan jelas dan menyatakannya sebagai pelanggaran. Sebelum menjatuhkan gugatan, FA meminta pendapat Bennet. Menurut Bennet, seandainya mengetahui kejadian itu, ia akan langsung mengganjar Ferdinand dengan kartu merah.
FA kemudian menggugat Ferdinand untuk tindak kekerasan tersebut. FA memberikan kesempatan Ferdinand untuk menerima atau membantah gugatan itu. Bila menerima, Ferdinand hanya akan diskors dua kali. Namun, bila membantah dan tetap terbukti bersalah, ia akan dilarang tampil dalam empat laga. Ferdinand memilih opsi kedua.
"Ferdinand membantah gugatan melakukan tindak kekerasan terkait insiden dalam pertandingan kandang Manhester United melawan Hull City pada Sabtu, 23 Januari 2010," kata FA.
"Lebih jauh, Komisi Independent merasa bahwa bantahan pemain itu merupakan tindakan sembrono dan atas dasar itu, mendapat ganjaran tambahan satu kali larangan tampil, di luar sanksi skorsing tiga kali di luar skorsing tiga laga untuk tindak kekerasannya," tambah FA. (SCN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang