Indonesia Siap Bantu Afganistan

Kompas.com - 29/01/2010, 13:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Indonesia menyatakan siap memberikan kontribusi dalam penyelesaian masalah Afganistan. Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah saat memberi keterangan di hadapan pers, Jumat (29/1/2010), bertempat di Kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta.

Menurut Teuku Faizasyah, Indonesia mempunyai kapasitas untuk memberikan kontribusi bagi permasalahan internasional seperti Afganistan. "Kita bisa berkomunikasi dengan Afgan. Kita juga mempunyai berbagai aset untuk membantu Afganistan," paparnya.

Salah satu bukti Indonesia mampu berkontribusi membantu Afganistan, kata Teuku Faizasyah, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) pernah membantu membebaskan warga Korea Selatan yang diculik di Afganistan.

Dalam konferensi internasional mengenai Afganistan di London, Inggris, Kamis (28/1/2010), 70 negara yang hadir dalam konferensi tersebut juga meyakini Indonesia mampu menjadi salah satu negara yang dapat berperan besar dalam penyelesaian masalah Afganistan.

"Kita memiliki aset, yakni dapat berhubungan baik dengan semua komponen internasional. Aset itu juga yang mereka harapkan dapat kita berikan dalam penyelesaian persoalan Afganistan," ujar Teuku Faizasyah.

Namun, sebut Teuku Faizasyah, tentu dalam memberikan peranan, Indonesia harus mengukur apa yang bisa diberikan sesuai kapasitas. Yang pasti, penyelesaian Afganistan harus dilakukan secara komprehensif, tidak hanya terkait masalah keamanan.

"Tidak hanya masalah keamanan, tapi juga rekonsiliasi, masalah ke depannya, membangun satu pemerintahan di Afganistan yang terpelihara, sustainable, ekonominya, dan lain-lainnya," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau