Sulbar Punya Potensi Tambang Nonlogam

Kompas.com - 29/01/2010, 19:56 WIB

MAMUJU, KOMPAS.com - Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memiliki sejumlah potensi pertambangan di antaranya bahan galian nonlogam yang siap dikelola investor.
    
Kepala Badan Promosi Penanaman Modal (BPPMD) Surung Katta di Mamuju, Jumat (29/1/2010), mengatakan, Provinsi Sulbar memiliki peluang investasi pertambangan untuk bahan galian non logam bagi para investor.
    
Ia mengatakan, potensi tambang bahan galian nonlogam tersebut antara lain potensi zeolit yang banyak terdapat di Kabupaten Mamasa sebesar 17,057, 600 ton per tahun. Selain itu juga terdapat di Kabupaten Majene sekitar 119,673,119 meter persegi yang saat ini sedang dilakukan ekplorasi oleh perusahaan tambang.
    
Katta mengatakan, selain zeolit potensi nonlogam lainnya di Sulbar yakni pasir kuarsa di Kabupaten Mamasa sekitar 1.408.651,17 ton per tahun dengan cadangan yang dimiliki sekitar 3,534,411 ton per tahun.
    
Potensi lainnya kata dia, adalah potensi tambang Koalin yang banyak terdapat di Kabupaten Polman dengan potensi yang dimiliki sekitar 570,937 ton per tahun. "Potensi tambang pasir karsa dan koalin itu masih sangat membutuhkan adanya investor yang siap mengelola karena potensi tersebut masih dalam tahap penyelidikan," ujarnya.
    
Ia mengatakan, Sulbar juga memiliki sejumlah potensi tambang untuk logam di antaranya batu bara yang sudah dikelola perusahaan tambang yakni di Kabupaten Mamuju dengan potensi sekitar 232,142,102 ton per tahun.
    
"Potensi batu bara di Mamuju tersebut masih memiliki cadangan sekitar 19,004,012,48 ton per tahun yang masih bisa dikelola investor jika ada yang berminat,"katanya.
    
Selain itu kata dia, potensi logam lainnya adalah biji besi yang banyak terdapat di Kabupaten Polman sekitar 81,704,235 ton per tahun.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau