JAKARTA, KOMPAS - Nilai pemesanan obligasi berbasis syariah atau sukuk ritel seri SR-002 bertambah Rp 573 miliar dari Rp 2,647 triliun pada 28 Januari 2010, menjadi Rp 3,22 triliun pada 29 Januari 2010 sore. Jumlah pemesanan diperkirakan akan terus bertambah karena masa penawaran masih tersisa delapan hari lagi atau ditutup pada 5 Februari 2010.
"Ini adalah data sementara karena masih ada dua dari 18 agen penjual Sukuk Ritel yang belum melapor pada kami," ungkap Direktur Jenderal Pengelolaan Utang, Kementerian Keuangan, Rahmat Waluyanto di Jakarta, Jumat (29/1).
Menurut Rahmat, pihaknya sempat menolak permintaan beberapa agen penjual SR-002 yang ingin mendapatkan tambahan jatah plafon penjualan. Alasannya, pemerintah ingin memberi kesempatan kepada instrumen keuangan lainnya yang belum diterbitkan Kementerian Keuangan untuk diserap pelaku pasar. Sebab, target penerbitan obligasi pemerintah tahun 2010 masih tinggi, yakni mencapai Rp 175 triliun.
Namun, memasuki tanggal 29 Januari 2010 atau delapan hari sebelum masa penawaran ditutup (5 Februari 2010), pemerintah mengubah strategi dan tetap meluluskan permintaan agen penjual yang ingin mendapatkan tambahan jatah penjualan. Meski demikian, tambahan jatah tersebut sangat dibatasi hanya kepada agen penjual yang sudah memiliki track record (catatan kinerja) yang baik.
Sukuk ritel seri SR-002 merupakan obligasi yang diterbitkan pemerintah sebagai bagian dari upaya menutup defisit APBN 2010. Total obligasi yang akan diterbitkan tahun ini mencapai Rp 175 triliun. Adapun target indikatif penerbitan SR-002 adalah Rp 3 triliun, namun target ini sudah terlampaui pada 29 Januari 2010.
Investor individu yang memiliki dana minimal Rp 5 juta sudah bisa membeli produk ini. Kupon yang ditawarkan pemerintah melampaui suku bunga rata-rata deposito bank-bank BUMN, ya kni ditetapkan 8,7 persen per tahun. Pemegang SR-002 akan menunggu masa jatuh tempo selama tiga tahun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang