Fasilitas perumahan

Rumah Susun untuk Prajurit TNI

Kompas.com - 30/01/2010, 02:51 WIB

Jakarta, Kompas - Penyediaan rumah bagi prajurit Tentara Nasional Indonesia diarahkan pada rumah susun yang dibangun di berbagai lokasi. Penyediaan rusun tersebut bekerja sama dengan Kementerian Perumahan Rakyat.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen Soewarno Widjonarko di Jakarta, Jumat (29/1). Menurut dia, hingga saat ini di TNI AD saja setidaknya sekitar 60 persen dari sekitar 300.000 personel tidak memiliki rumah.

Menurut Soewarno, seusai dilantik menggantikan Brigjen Christian Zebua, perumahan yang sedang diproses adalah rusun bagi Kodam Jaya di Jatiasih, Bekasi; rusun Kodam V/Brawijaya di Surabaya; dan rusun Kopassus di Cijantung, Jakarta Timur.

Penyediaan rusun itu sebagai bagian pemenuhan kesejahteraan prajurit. Sejak beberapa tahun ini, TNI tengah melakukan penertiban rumah negara yang ditempati oleh keluarga purnawirawan.

Menurut Wakil Menteri Pertahanan Letjen Sjafrie Sjamsoeddin, beberapa hari lalu, TNI membolehkan rumah negara ditempati hingga istri purnawirawan. Penertiban rumah dinas dilakukan jika rumah-rumah negara itu dipergunakan untuk kepentingan selain untuk tempat tinggal purnawirawan.

Sjafrie mengatakan, Kementerian Pertahanan dan TNI idealnya memiliki 357.874 rumah. Namun, saat ini hanya ada 198.170 rumah. Karena itu, banyak prajurit aktif yang tidak menempati rumah negara.

Menurut Sjafrie, solusi masalah tersebut, antara lain, peningkatan anggaran, pembangunan rumah dengan bantuan tabungan perumahan, dan penyediaan rusun bekerja sama dengan Kementerian Perumahan Rakyat.

(INK)

 

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau