Penjaga Rusia Tembak Perahu Nelayan Rusia

Kompas.com - 30/01/2010, 20:13 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com - Para penjaga perbatasan Rusia melepaskan tembakan ke arah dua perahu nelayan Jepang yang memasuki wilayah lautnya di lepas pantai kepulauan Kuril Selatan yang dipersengketakan, kata Rusia dalam satu pernyataan, Sabtu (30/1/2010).
   
Para penjaga perbatasan Rusia melepaskan tembakan peringatan dari sebuah helikopter pada Jumat dan kemudian mengarahkan tembakan ke kedua perahu nelayan itu ketika mereka gagal menghentikannya, kata pernyataan tersebut.
   
"Setelah gagal dilakukan semua cara untuk menghentikan perahu nelayan Jepang itu, kami pun melepaskan tembakan," kata penjaga perbatasan dari wilayah Sakhlin, Rusia timur jauh, dan menambahkan, "Tidak satu pun anggota awak perahu nelayan itu mengalami cedera."
   
Perahu nelayan Jepang itu kemudian memutar haluan meninggalkan wilayah itu dan berlabuh di dermaga Rausu, kata mereka.
   
Televisi Rusia memperlihatkan jejak kedua nelayan Jepang tersebut yang disorot dari sebuah helikopter.
   
Para nelayan Jepang itu kembali dengan selamat dan belakangan mereka menemukan puluhan lubang bekas tembakan di perahu mereka, media Jepang, Jiji Press melaporkan.
   
Laporan lain Jepang mengungkapkan bahwa Rusia menembakkan bom molotov sebelum melepaskan tembakan terhadap perahu nelayan tersebut.
   
Para penjaga perbatasan mengatakan perahu nelayan ketika itu sedang berada di pulau Kunshir, yang dikontrol Rusia namun diklaim oleh Jepang.
    
Jepang dan Rusia belum menandatangani perjanjian perdamaian Perang Dunia II karena kedua negara mengklaim empat pulau di lepas pantai bagian utara Jepang yang dicaplok oleh tentara Uni Soviet pada 1945 dengan mengusir penduduk Jepang dari pulau-pulau itu.
   
Kawasan yang dipersengketakan itu dikenal Rusia sebagai Kurils selatan dan penduduk Jepang menyebutnya wilayah bagian utara Jepang. Pada 2006, seorang nelayan Jepang tewas akibat tembakan oleh penjaga perbatasan Rusia.
   

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau