Presiden SBY Joging 1,3 Km Bersama 1.000 Prajurit Kostrad

Kompas.com - 31/01/2010, 08:08 WIB

DEPOK, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ibu Negara joging bersama sekitar 1.000 prajurit dan perwira Kostrad di Markas Divisi Infranti/Prakasa Vira Gupti Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat, Minggu (31/1/2010) pagi.

Sebelum joging di jalur setapak hutan kota Madiv I Kostrad, Presiden Yudhoyono melakukan pemanasan di lapangan tembak Kartika, yang dipimpin Sertu Kusdianto dari Bintara Jasmani Divif I Kostrad.

Direncanakan, jarak yang akan ditempuh Presiden adalah 1,3 kilometer, dengan melintasi hutan kota Madiv Cilodong. Lintasan untuk joging tercatat baru diresmikan tahun lalu bersamaan dengan peresmian Rumah Pintar (Rumpin). Bahkan, beberapa rumput terlihat baru ditanam di salah satu sudut lintasan di dekat Lapangan Tembak 600 meter.

Dalam joging tersebut, Presiden didampingi oleh Panglima TNI Jenderal (TNI) Djoko Santoso, Kepala Staf TNI-AD merangkap Panglima Kostrad (Pangkostrad) Jenderal TNI George Toisutta, serta para Panglima Divisi di Kostrad dan para Komandan Resort Militer (Danrem) di sekitar Madiv I Cilodong.

Putra bungsu Presiden, yang juga anggota DPR dari Partai Demokrat, Eddy Baskoro Yudhoyono atau Ibas, juga ikut joging dengan kaus berwarna merah marun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau