KOPENHAGEN, KOMPAS.com — Pemerintah Denmark menahan dua tentara Afganistan yang kabur setelah menyelesaikan pelatihan perang di Jerman. Demikian dikatakan kepolisian Denmark, Sabtu (30/1/2010).
"Kedua prajurit itu, yang berumur sekitar 20 tahun, dicegat dalam satu mobil dengan tiga orang," kata Joern Traet, seorang perwira polisi perbatasan Denmark di kota selatan Maribo.
Kedua orang itu tidak mempunyai kartu keterangan yang menunjukkan identifikasi kemiliteran mereka. Mereka kemudian dikirim kembali ke Jerman pada hari berikutnya.
"Mereka tampaknya berusaha untuk menemui kerabat mereka di Finlandia," kata Traet.
Para prajurit itu baru saja menyelesaikan pelatihan tiga pekan dengan NATO di satu pangkalan militer Amerika Serikat di Jerman selatan.
Mereka diduga menuju perbatasan menjelang kepulangan mereka ke Afganistan. Demikian dilaporkan majalah Der Spiegel, yang dijadwalkan terbit Senin.
Mereka direncanakan kembali ke negara mereka pada 16 Desember. Namun setelah melewati pemeriksaan pabean di bandara Frankfurt, mereka berupaya menghilangkan jejak dan menyelinap ke luar bandara.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang