BOGOR, KOMPAS.com - Enam mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dipastikan akan turun dari Gunung Salak, Minggu (31/1/2010) malam ini juga. Mereka akan tiba di posko penyelamatannya di Curug Nangka, Ciapus, Bogor antara pukul 21.00 sampai pukul 23.00.
"Betul mereka akan turun mala mini juga. Saya mendapat kepastian hal ini dari anggota posko Curug Nangka. Sekarang saya tengah kembali menuju Curug Nangka," kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak Bambang Supriyanto, sekitar pukul 20.00.
Kepastian hal tersebut juga dinyatakan Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar Tomex Korniawan. " Iya, sekarang saya sedang siap-siap menuju ke Curug Nangka untuk memantau kedatangan mereka," katanya.
Bambang dan Tomex dari siang hingga sore hari berada di posko Curug Nangka untuk memantau perkembangan penyelamatan dan evakuasi enam mahasiswa UIN Yogyakarta tersebut. Mereka meninggalkan posko sekitar pukul 17.00, sete lah mendapat laporan dari Ketua Posko Curug Nangka Iwan Firdaus dan anggotanya bahwa evakuasi tidak bisa tuntas dilaksankan Minggu malam ini juga karena terkendala cuaca.
Sekitar pukul 17.30, kepada wartawan, Iwan juga menjelaskan bahwa evakuasi enam mahasiwa itu ditunda sampai Senin pagi, sebab kondisi cuaca di Gunung Salak berkabut dan hari sudah sore. " Ini standar operasi penyelamatan, tidak dapat diubah. Para mahasiswa itu dengan anggota tim penyelamat dan penjemput harus bermalam di selter enam. Senin pagi kalau cuaca memungkinkan, mereka baru boleh melanjutkan perjalanan, turun dari gunung, "katanya.
Menurut Iwan, jumlah tim penyelamat dan tim penjemput mencapai 33 orang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang