MILAN, KOMPAS.com - Pelatih AC Milan, Leonardo, mengatakan, pasukannya sedang mengalami masa-masa sulit dalam menemukan performa terbaik. Hal ini disampaikannya berkaitan dengan hasil imbang 1-1 dengan Livorno, dalam duel lanjutan Serie-A, Minggu (31/1/2010), yang merupakan kegalanan menang ketiga Milan secara berturut-turut.
Penderitaan Milan dimulai ketika mereka menyerah 0-2 kepada Inter Milan, di pentas Serie-A, Minggu (24/1/2010). Dada "I Rossoneri" bertambah sesak saat dipaksa menelan kekalahan 0-1 oleh Udinese, di Piala Italia. Harapan untuk menjadikan duel versus Livorno untuk bangkit pun kandas, begitu penyerang Livorno, Christiano Lucarelli mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-53.
Leo kecewa dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Ia mengakui, penampilan timnya kurang maksimal. Selain itu, ia menilai, tim terlalu terburu-buru untuk mencetak gol sehingga gagal memaksimalkan setiap peluang.
"Ini bukan pekan yang mudah, tetapi mereka berada di tiga situasi yang berbeda. Kemenangan atas Inter dapat mengubah perburuan scudetto. Kemudian, kami tersingkir dari Coppa Italia. Saat ini, kami kehilangan poin penuh,"
"Kami membutuhkan penampilan yang baik. Kami kurang maksimal melawan Livorno. Kami tak bisa memanfaatkan setiap pulang yang kami buat melawan sebuah tim yang memiliki petahanan yang luar biasa," bebernya.
Hasil imbang ini, Milan mengoleksi 41 poin atau kalah delapan poin dari Inter Milan yang berada di puncak klasemen. (FBI)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang