KG Fair Dorong Budaya Membaca

Kompas.com - 01/02/2010, 04:51 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS - Budaya membaca kini kian tipis dan terus digerus oleh budaya menonton. Padahal, budaya membaca memiliki fungsi sangat penting, salah satunya menjadi pintu menuju cakrawala ilmu pengetahuan.

”Jika budaya membaca tidak dikuasai, kita akan kedodoran dalam menguasai ilmu pengetahuan,” kata Pemimpin Redaksi Harian Kompas Rikard Bagun pada pembukaan Pameran Buku dan Multimedia Kompas Gramedia Fair (KGF) di Jogja Expo Center, Yogyakarta, Sabtu (30/1).

KGF yang berlangsung 30 Januari-3 Februari itu diikuti lebih dari 35 stan pameran, antara lain dari penerbit Gramedia Pustaka Utama, Elex Media Komputindo, Toko Buku Gramedia (Gramedia Asri Media), PT Gramedia Printing Group, Jakarta Post, Kelompok Media Olahraga, dan Universitas Multimedia Nusantara. Selain pameran, ada talkshow, workshop, seminar, dan lomba menyanyi tingkat TK-SD.

Menurut Rikard, mendorong budaya membaca perlu ada sebuah gerakan. Namun, hal itu sulit diwujudkan jika hanya dilakukan sendirian.

Mewujudkan gerakan membaca, bagi Kompas Gramedia merupakan bagian upaya menjalankan amanat konstitusi, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. ”Kompas Gramedia ingin menjadi instrumen untuk mendorong budaya membaca. Dalam perjalanannya, pergulatan di lapangan, ternyata apa yang kami lakukan efeknya sangat terbatas. Karena itu, melalui pameran seperti Kompas Gramedia Fair, kami melakukan interaksi dan mobilisasi dengan semua pemangku kepentingan,” kata Rikard.

Yogyakarta dipilih sebagai salah satu simpul gerakan karena Yogyakarta memiliki banyak asosiasi, pusat ilmu pengetahuan, kota pelajar, kota peradaban, kota pluralisme, dan salah satu kota peduli lingkungan.

Mendukung

Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto memberikan apresiasi dan dukungan terhadap KGF Menurut Herry, Kompas Gramedia memiliki misi membangun pengetahuan untuk bangsa Indonesia. Untuk mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, berdaulat, dan bermartabat, bisa dilakukan dengan memperluas cakrawala keilmuan, teknologi, serta tidak kalah penting kemanusiaan dan pluralisme. (WER)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau