Febry Cs Akan Kena Sanksi TNGHS

Kompas.com - 01/02/2010, 09:15 WIB

BOGOR, KOMPAS.com — Febry dan lima temannya, mahasiwa UIN Yogyakarta yang kesulitan turun dari Gunung Salak, akan mendapat sanksi sosial dari Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Sebab, mereka jelas melanggar yakni masuk kawasan taman nasional tampak izin.

Kepala Balai TNGHS  Bambang Supriyanto menjelaskan, mereka melanggar Pasal  41 tahun 1999 tentang Kehutanan. "Kami tidak akan menerapkan pasal pidananya, yakni Pasal 78 undang-undang yang sama, yang ancaman hukumannya sampai 10 tahun  penjara," kata Bambang,  di Curug Nangka, Ciapus, Bogor, Minggu (31/1/2010) sore.   

Hanya sanksi sosial yang diterapkan, lanjut dia, karena Balai TNGHS menitikberatkan pada aspek edukasi. Sanksi sosial kepada Febry Cs antara lain  memerintahkan mereka membuat pernyatan tidak melakukan perbuatan yang sama (memasuki taman nasional tanpa izin) dan melakukan penyuluhan kepada masyarakat bahwa apa ang dilakukannya (masuk tanpa izin) adalah perbuatan tercela.

"Mereka nanti diminta membuat plang pemberitahuan bahwa yang  jalur-jalur tikus yang dilewatinya sudah ditutup," kata Bambang.

Sebelumnya Bambang menegaskan, pemanggilan dan pemeriksaan Febry Cs dilakukan setelah kondisi mereka sudah benar-benar pulih. Pemeriksaan akan dilakukan oleh penyidik PNS Balai TNGHS.

"Biasanya pemanggilan terhadap pendaki yang melanggar aturan masuk kawasan, kami lakukan seminggu setelah pendaki itu pulih kondisinya. Jadi, fokus utama adalah penyelamatan mereka dahulu, lalu memberi waktu pada mereka untuk pemulihan fisik dan mentalnya. Setelah itu baru pemanggilan untuk pemeriksaan dan penyidikannya," jelas Bambang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau