KSSK-BI Saling Lempar soal Dokumen Rekaman Rapat "Bail Out"

Kompas.com - 01/02/2010, 13:47 WIB

 JAKARTA, KOMPAS.com — Pansus Angket Kasus Bank Century belum mengantongi dokumen rekaman rapat konsultasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dengan Bank Indonesia (BI) tanggal 13 dan 17 November 2008. Rekaman dan risalah rapat di kedua tanggal itu dinilai Pansus penting untuk didengarkan sebab keputusan pemberian bail out dimulai pada tanggal-tanggal tersebut. Dalam rapat pimpinan Pansus, Senin (1/2/2010), seorang staf Pansus mengungkapkan bahwa BI dan KSSK saling lempar saat ditanya dan dimintai dokumen rekaman rapat.

"Tanya KSSK, katanya ada di BI. Tanya ke BI, katanya di KSSK. Risalahnya juga tidak ada," kata staf Pansus melaporkan perkembangan pengumpulan dokumen.

Ketua Pansus Idrus Marham menilai tidak jelasnya keberadaan dokumen rekaman itu sebagai sesuatu yang aneh. Ia meminta staf Pansus meminta kembali ke KSSK dan BI. Waktu kerja Pansus yang semakin singkat mengharuskan semua dokumen rapat terkumpul.

"Kalau perlu, kirim surat ulang. Aneh sekali, masak rapat sepenting itu dokumennya tidak ada. Rapat tanggal 13 dan 17 November itu penting dalam mengambil keputusan bail out Century," kata Idrus.

Rencana kerja

Memasuki garis akhir masa kerja yang tersisa 3 minggu, Pansus juga merumuskan agenda yang akan dijalankan dalam tiga pekan mendatang. Yang terdekat, Pansus akan melakukan rapat konsultasi dengan KPK tentang apa yang sudah dilakukan.

"Ada surat dari KPK yang meminta data panitia angket terkait tugas penyelidikan yang tengah dikerjakan KPK," katanya.

Pekan depan, Pansus juga merencanakan pemutaran rekaman beberapa rapat yang dianggap penting untuk dikonfrontir. Namun, keputusan pemutaran rekaman akan diputuskan terlebih dahulu dalam rapat pleno internal Pansus.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau