Deklarasi nasional demokrat

Syafi'i Maarif: Tak Ada Latar Belakang Politik

Kompas.com - 01/02/2010, 15:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Terkait dengan diselenggarakannya Deklarasi Nasional Demokrat yang melibatkan puluhan tokoh, Syafi'i Maarif yang biasa disapa Buya ini memberikan tanggapannya.

Salah satu deklarator itu mengatakan, deklarasi tersebut hanya sebagai gerakan kemasyarakatan. Tidak ada alasan politis di balik penyelenggaraan acara yang berlangsung sore ini tersebut.

"Enggak tahu perkembangannya, itu kan sekarang gerakan kemasyarakatan aja. Ndak ada gerakan politik," kata pendiri Syafi'i Maarif Institute tersebut, Senin (1/2/2010) di Jakarta.

Pria yang akrab dipanggil Buya tersebut mengatakan, saat ini ia hanya menjadi deklarator dan tidak punya kapasitas penting di dalamnya. "Saya hanya salah satu deklarator. Saya bukan bagian penting di sana," lanjut Buya.

Buya juga mengatakan, saat ini citra partai politik sudah merosot jauh sekali. "Citra semua partai politik merosot jauh sekali. Elite memeras rakyat. Rakyat memeras elite. Dan ini akan melumpuhkan demokrasi," katanya.

Keikutsertaan dia dalam deklarasi tersebut adalah berkat ajakan seorang tokoh. "Ada beberapa orang yang ajak saya," ujar Buya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau