Anak 3 Tahun Jatuh dari Lantai 2 Rusun Cakung, Selamat

Kompas.com - 01/02/2010, 15:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Prily Ruru (3), Senin (1/2/2010) sekitar pukul 08.30, jatuh dari lantai dua Rumah Susun Cakung, Jakarta Timur. Anak kedua dari dua bersaudara pasangan Merlyn Lumintang dan Johny Li Ruru itu selamat dari maut meski jatuh dari ketinggian 20 meter.

Menurut Merlyn, warga Blok Mahoni, Rumah Susun Cakung, RT 03 RW 10, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, saat kejadian dirinya sedang berjualan di lantai dasar rusun. Sementara Prily, anaknya, diasuh oleh Sri Rezeki (17), pembantunya.

Menurut keterangan Sri Rezeki sebagaimana dituturkan kepada Merlyn, saat Prily ditinggal ke kamar mandi untuk kencing, Prily memanjat jendela kamar. Dari kamar itulah diduga Prily terjatuh. "Beruntung dia jatuh ke selokan yang tanahnya berlumpur, sehingga hanya mengalami luka," kata Merlyn.

Dia mengatakan, Prily mengalami luka di pelipis, pinggul, dan punggung. Merlyn kemudian membawa Prily ke Rumah Sakit Mediros, Jalan Perintis Kemerdekaan, Pulogadung, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau