Topik

Empat Pelaku Perampokan Tertangkap Kamera Pengintai

Kompas.com - 01/02/2010, 16:13 WIB

Empat perampok Bank BRI Unit Patokbeusi, Kabupaten Subang, Sabtu (30/1) dini hari, tertangkap kamera pengintai di ruang brankas. Rekaman itu diharapkan membantu polisi menangkap pelaku.

Kepala BRI Unit Patokbeusi Tubagus Adang Mulyana mengatakan, empat orang tertangkap kamera closed circuit television (CCTV). Mereka membawa kabur uang ratusan juta rupiah setelah merusak pintu brankas dengan gergaji, golok, dan linggis.

Sebelum masuk ke ruang brankas, perampok menjebol gudang di belakang kantor dan pintu samping gedung yang baru lima bulan dibangun di Desa Gempolsari, Kecamatan Patokbeusi, tersebut. Pelaku lantas menyekap Nana Sonjaya (31), penjaga malam, dan istrinya, Eni Nurhaeni (28), di ruang tunggu nasabah.

Menurut Nana, kawanan berjumlah lima orang. Mereka mengancam dengan golok, mengikat tangan, dan menutup mulutnya dengan plakban. Butuh waktu setengah jam bagi pelaku untuk membuka brankas. Setelah berhasil melepaskan diri, Nana dan Eni langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Patokbeusi. (mkn)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau