Suzuki Mendapat Order Ekspor APV 4.749 Unit

Kompas.com - 02/02/2010, 09:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) berhasil mengantungi order ekspor produk andalannya APV sebesar 4.749 unit sepanjang semester pertama tahun ini. Multi purpose vehicle (MPV) milik Suzuki menjadi salah satu produk unggulan ekspor mendampingi Swift yang juga telah dipesan 864 unit pada periode yang sama (baca Kompas.com 27/1/2010).

Dengan kedua produk tersebut (APV dan Swift) maka total order yang harus dipenuhi SIM 5.613 unit. Sementara sepanjang tahun ini, produsen sekaligus ATPM mobil Suzuki di Indonesia tersebut mematok target ekspor tahun ini 12.000 unit.

"1.200 unit APV sudah diekspor pada Januari ke seluruh penjuru dunia, total 82 negara. Sementara Swift sudah dikirim ( Januari) ke Thailand  120 unit. Sisanya akan dikirim berdasarkan jumlah yang ada," ujar Deputy General Manager Overseas Sales & Marketing SIM Bebin Djuana kepada Kompas.com, belum lama ini.

Sepanjang tahun ini, SIM mematok volume ekspor dalam kondisi utuh (CBU) 12.000 unit dan 3.000 unit dalam bentuk terurai (CKD). Target ekspor CBU tersebut naik tipis 9,5% dan 11,9% untuk ekspor CKD dibandingkan dengan realisasi kinerja tahun lalu.

"Jumlah ini didasarkan order yang kami terima untuk 4 bulan ke depan. Kami mencoba realistis jadi target CBU kami 12.000 unit tahun ini," jelas Bebin.

Sementara itu, SIM juga berencana menambah pasar baru di 10 negara baru untuk ekspor APV di benua Afrika. Salah satu dari negara baru tujuan ekspor Suzuki antara lain, Burkina Faso, Afrika Tengah, Gabon, Chad, Kamerun, Kongo, Guinea dan Aljazair.

"Kalau bisa nambah dengan tujuan itu tentunya pasar ekspor Suzuki menjadi lebih dari 90 negara. Kendala untuk menggarap pasar ekspor di Afrika ini lebih pada kondisi politik yang kurang stabil," tukas Bebin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau