Soal Pengiriman Pasukan ke Yaman, AS Membantah

Kompas.com - 02/02/2010, 16:08 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Amerika Serikat, Minggu (2/2/2010), mengatakan tidak ada pasukan AS dikirim ke Yaman, tidak pula merencanakan pengiriman pasukan ke negara itu.
   
Washington juga membantah laporan bahwa pasukan AS akan tiba di Yaman dalam beberapa pekan mendatang untuk mempercepat pelatihan terhadap pasukan anti-teror Yaman. Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Biro Urusan Timur Jauh Departemen Luar Negeri AS,  Jeffrey Fletman.
   
Beberapa hari lalu ada laporan yang mengungkapkan bahwa Pentagon telah menyetujui pengiriman lebih banyak pasukan ke Yaman sebagai bagian dari upaya mempercepat pelatihan terhadap pasukan antiterorisme dan mendorong pererat hubungan antarpasukan kedua negara.
   
Namun, laporan itu tidak menyebutkan berapa banyak personel pasukan AS yang dikirim ke Yaman. "Memang benar AS membantu Yaman untuk memberantas Al Qaeda, namun bantuan kepada Yaman itu berbeda dengan bantuan AS kepada negara-negara Maghribi, kata Feltman.
   
Pernyataan Feltman itu disampaikan dalam wawancara dengan surat kabar berbahasa Arab terbit di London, Al Hayat. Ia juga membantah bahwa pasukan AS terlibat dalam perang antiterorisme di Yaman.
   
Pandangan Presiden AS Barack Obama mengenai hal ini sangat jelas, dan bantuan kami masih sebatas mendukung usaha Yaman untuk menyelesaikan problemnya.
   
Sebelumnya dilaporkan bahwa AS meningkatkan bantuan militer dan ekonomi kepada Yaman , seperti yang telah dilakukannya di Afghanistan dan Pakistan.
   
Kedua negara juga berbagi informasi intelijen dan AS diduga kuat membantu pasukan Yaman melancarkan serangan-serangan udara terhadap sasaran-sasaran Al Qaida dalam beberapa waktu belakangan ini.
   
Para pejabat AS mengatakan dukungan Washington bagi usaha-usaha kontraterorisme Yaman tidak ada kaitannya dengan perang Sanaa terhadap kelompok perlawanan Houthi.
   
AS menjalankan program-program itu dengan tujuan meningkatkan lapangan kerja , membantu para petani, membangun sekolah-sekolah dan meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga Yaman yang kekurangan.
   
Disebutkan, AS melakukan konsultasi dengan sekutu-sekutu Eropanya dan tetangga-tetangga Yaman di Arab Teluk mencari jalan untuk memberantas terorisme.
   

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau