Ferguson: Beckham Cuma Konsumsi Media

Kompas.com - 02/02/2010, 23:57 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com - Pelatih Manchester United (MU), Alex Ferguson, mengaku tak menyesali keputusan menjual gelandang David Beckham, yang kini bermain di AC Milan. Menurutnya, MU hanya mengurusi sepak bola dan bukan selebriti yang menjadi konsumsi media, seperti Beckham.

Beckham membela MU pada periode 1993-2003. Selain dikenal sebagai pemilik umpan silang dan tendangan bebas akurat, Beckham juga dikenal sebagai pesohor, akibat kegiatan sampingannya sebagai model dan bintang iklan.

Ferguson ingin Beckham meninggalkan kegiatan non-sepak bola dan fokus ke tim. Hal ini menimbulkan konflik antara keduanya, karena Beckham tak bisa begitu saja meninggalkan kontrak-kontrak komersilnya. Perseteruan ini berujung pada penjualan David Beckham ke Real Madrid.

Dari Madrid, Beckham hengkang ke Los Angeles Galaxy pada 2007 silam. Selama di Galaxy, tercatat dua kali dipinjamkan ke Milan, yaitu pada Januari 2009 dan Januari 2010 ini. Ini merupakan keinginan Beckham, karena ia ingin menjaga performa supaya dipanggil masuk tim nasional Inggris untuk Piala Dunia 2010.

Kebetulan, undian babak 16 besar Liga Champions musim ini mempertemukan Milan dan MU. Ini akan menjadi pertemuan pertama Beckham dengan MU, semenjak meninggalkan Old Trafford 2003 silam.

Mengingat sejarah panjangnya bersama MU, termasuk kejayaan treble tahun 1999 dan perseteruannya dengan Ferguson, Beckham akan menjadi tokoh sentral pertandingan itu. Lebih dari sekadar tiga angka, duel ini menjanjikan ironisme, karena Beckham bertekad membawa Milan menang atas MU, klub yang selalu dicintainya.

Toh, bagi Ferguson, pengalaman membuktikan bahwa tanpa Beckham, MU mampu terus mengukir prestasi. Apa pun hasil laga nanti, Ferguson cuma berpikir tentang tiga angka. Soal Beckham? menurutnya itu cuma konsumsi media.

"Tak ada penyesalan. Kami jalan terus. Satu-satunya yang berbeda dari kembalinya Beckham kali ini, dibanding pemain lain (yang meninggalkan MU), adalah bahwa akan ada sirkus media yang besar melingkupinya,m ketika Milan datang," ujar Ferguson.

"Ia bukan cuma pesepak bola level tinggi, melainkan juga selebriti level tinggi. Kami tak melihat pemain lain yang kembali ke sini dalam situasi (seheboh berita kembalinya Beckham). Tugas kami adalah berkonsentrasi kepada pertandingan sepak bola dan membiarkan sirkus media soal David Beckham terjadi. Kami tahu, kami tak bisa menghentikan (sirkus) itu," lanjutnya.

Milan dan MU akan berduel pada 16 Februari dan10 Maret mendatang. Leg pertama akan digelar di San Siro. (SUN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau