LONDON, KOMPAS.com - Ketua Eksekutif Federasi Sepak Bola Inggris (FA), Gordon Taylor, mengerti, skandal seks megacaukan relasi dua bek Inggris, John Terry dan Wayne Brdige. Namun, menurutnya, keduanya harus mampu menempatkan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi dan karenanya tak ada satu pun dari keduanya perlu keluar dari timnas.
Belum lama ini, media Inggris mengungkap perselingkuhan Terry dengan mantan pacar Brdige, Vanessa Perroncel. Bridge disebut mempertimbangkan mundur dari timnas karena tak ingin bertemu Terry.
Menurut Taylor, Terry dan Brdige merupakan penggawa penting "The Three Lions". Ia pun meminta pelatih Fabio Capello untuk meyakinkan keduanya untuk bertahan demi Inggris. Belajar dari kisah perseteruan Andy Cole dan Teddy Sheringham, ia yakin, Terry dan Bridge bisa membangun kerja sama solid di lapangan.
"Anda memiliki dua pemain yang bekelahi karena masalah pribadi yang serius. Sebelumnya, kami mengalami masalah serupa ini di sejumlah klub. Saya bisa katakan, ketika Manchester United memenangi treble (Liga Champions, Premier League, dan Piala FA pada 1999)," katanya.
"Saat itu, Andy Cole dan Teddy Sheringham disebut-sebut tak berbicara satu sama lain. Namun, mereka bekerja sama dengan baik sebagai pasangan di lini depan. Ini adalah tugas manajer (Capello) untuk meyakikan bahwa tim adalah yang utama dan pemain fokus kepada sepak bola," tandasnya. (TMO)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang