JOHANNESBURG, KOMPAS.com - Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma akhirnya membeber isu yang beredar bahwa dia punya anak di luar nikah dengan seorang anak dari panitia penyelanggara Piala Dunia. Seperti diketahui, isu ini telah menimbulkan protes dari kalangan publik.
"Saya memang memiliki hubungan dengan bayi dari Sonona Khoza," kata Zuma.
"Sekarang, halitu menjadi masalah kami berdua, dan secara kultural, antara Zuma dan keluarga Khoza," tutur ayah Khoza , tokoh terkemuka sepak bola Irvin Khoza, yang juga teman dekat Zuma dan penyelenggara Piala Dunia 2010.
Bayi perempuan Sonona yang lahir di bulan Oktober itu, adalah anak ke-20 Zuma, seorang poligamis dengan tiga istri saat ini. Partai-partai oposisi mencela perilaku Zuma. Mereka menuduh presiden melanggar pesan pemerintah agar warganya berperilaku seks yang aman.
"Perilaku pribadinya telah membuat kekecewaan publik," kata pemimpin oposisi Helen Zille.
Afrika Selatan telah menjadi salah satu negara yang terkena dampak paling besar oleh pandemi AIDS. Zuma berkuasa atas Kongres Nasional Afrika yang mendorong penggunaan kondom dalam mencegah penyebaran HIV.
Tapi Zuma menyebutnya dengan istilah "nakal", menghubungkan kejadian tersebut dengan pemerintah dan kebijakan AIDS . "Sangat disayangkan bahwa individu-individu yang bersangkutan telah secara tidak adil terpengaruh pemberitaan media hanya karena posisi yang saya tempati," katanya.
Skandal terbaru Zuma soal bayi meletus di sekitar kehidupan seks presiden. Pada tahun 2006 Zuma mengaku berhubungan seks tanpa kondom, dan kemudian mengatakan ia mandi untuk mencegah risiko infeksi HIV. Padahal, saat itu dia adalah ketua Dewan AIDS Nasional.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang