Carlos Tevez Terpaksa Narsis

Kompas.com - 04/02/2010, 02:57 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com — Penyerang Manchester City, Carlos Tevez, mengaku memasang poster bergambar diri sendiri di rumahnya di Argentina. Ia terpaksa memajang itu karena itu ada seseorang yang membelikannya.

"Itu ada di rumahku di Argentina. Seseorang membelikannya untukku. Aku tak pernah membeli barang apa pun dengan nama atau gambarku tercetak di atasnya. Itu bukan gayaku," ujarnya.

Poster itu bergambar Tevez yang tersenyum dan merentangkan tangan dan bertuliskan "Selamat Datang di Manchester" dengan warna dasar biru. Gambar poster tersebut sama dengan spanduk besar yang dipasang City di Manchester.

Menurut Tevez, spanduk besar itu mencerminkan besarnya penghargaan klub dan pendukung kepadanya. Karenanya, meski pernah sangat ingin berkarier di Manchester United (MU), ia kini siap mendedikasikan diri sepenuhnya kepada City.

"Aku memiliki hasrat besar untuk MU ketika aku bermain untuk mereka. Namun, sekarang keinginanku adalah untuk Manchester City. Golku ke gawang United (di ajang Piala Carling) adalah untuk pendukung City," ujarnya.

Tevez sempat bermain di MU selama dua musim sebelum mendarat di City, akhir musim lalu. Berbeda ketika dia di Old Trafford,  Tevez di City mendapatkan jam terbang reguler. Sepanjang Premier League musim ini, ia telah tampil sebanyak 21 kali dan mencetak 12 gol dan 5 assist. (SUN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau