JAKARTA, KOMPAS.com - Lion Air, yang menerbangi rute Jakarta Jeddah sejak tahun 2009, akan menambah frekuensi penerbangan dari dua kali seminggu menjadi lima kali seminggu mulai 10 Februari 2010.
Penerbangan internasional Jakarta Jeddah ini menggunakan dua pesawat Boeing 747-400 yangPK-LHF dan PK-LHG. Kapasitasnya, 506 tempat duduk dengan konfigurasi 22 tempat duduk kelas Bisnis dan, 484 tempat duduk kelas Ekonomi.
"Penambahan frekuensi penerbangan Jakarta Jeddah karena adanya pencapaian load factor atau daya angkut pesawat yang cukup signifikan sebesar rata-rata 80 persen," kata Direktur Umum Lion Air,. Edward Sirait, Kamis (4/2) di Jakarta.
Edward menjelaskan, layanan penerbangan Lion Air ke Jeddah kini makin dikenal di kalangan masyarakat tanah air maupun di wilayah Timur Tengah khususnya Jeddah , serta untuk memenuhi permintaan pasar yang masih cukup besar.
Penerbangan Rute Jakarta Jeddah merupakan penerbangan rute jarak jauh nonstop dengan waktu tempuh 9 jam 30 menit. tersebut diberangkatkan melalui Terminal Internasional II E Bandara Soe karno-Hatta Cengkareng. Pada penerbangan internasional ini Lion Air memberikan Full International in-flight service diantaranya full meal kepada para penumpangnya.
Dijadwalkan penerbangan tiap hari Senin, Selasa, Rabu, Sabtu dan Minggu dengan registrasi penerbangan JT 110 berangkat pukul 12.00 LT (Local Time) dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng dan tiba pukul 17.40 LT di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Sementara itu penerbangan JT 111 berangkat pukul 19.40 LT dari Jeddah dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 09.10 LT keesokan harinya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang