Capello Segera Adili Terry

Kompas.com - 04/02/2010, 23:54 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Inggris, Fabio Capello akan menggelar pertemuan pribadi dengan bek Chelsea dan Inggris, John Terry, dalam 48 jam mendatang, untuk menentukan apakah Terry akan berangkat ke Piala Dunia 2010 Afrika Selatan dan tetap menjadi kapten tim atau tidak.

Posisi Terry di tim nasional digugat publik Inggris menyusul terbongkarnya perselingkuhannya dengan mantan kekasih bek Inggris dan Manchester City, Wayne Bridge, Vanessa Perroncel, Jumat (29/1/2010). Hal itu membuat Terry dipandang tak pantas menyandang ban kapten karena telah mencederai kepercayaan publik. Lebih jauh, mereka menuntut Terry dicoret dari timnas, karena berpotensi memunculkan perpecahan dalam tim.

Saat ini, bibit perpecahan itu sudah mulai terlihat di level klub. Sementara warga Stamford Bridge mendukung Terry untuk lanjut, rekan-rekan Bridge di City menggelar aksi solidaritas anti-Terry. Lebih jauh, Bridge sendiri berniat mundur dari timnas Inggris untuk Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, kecuali Terry dicoret dari daftar skuad.

Beberapa orang yang dekat dengan Capello mengatakan, Capello sendiri sebetulnya tidak berminat mencampuri kehidupan pribadi pemain. Namun, bila itu dinilai memengaruhi performa tim, ia tak akan ragu untuk mendepak seorang pemain dari tim.

Sejauh ini, Capello telah meminta Manajer Umum Tim Nasional Inggris, Franco Baldini, untuk menyelidiki sejauh mana perselingkuhan itu berdampak kepada tim. Daily Mail mengklaim, Capello akan mendiskusikan masalah ini dengan Baldini dalam 24 jam ke depan.

Sementara itu, Terry sendiri sudah menyatakan ingin terus mendapat kepercayaan sebagai kapten tim. Ia merasa mampu untuk bersikap profesional di tengah guncangan yang mengancam karier, rumah tangga, dan relasinya dengan Bridge ini. (DM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau