NEW DELHI, KOMPAS.com - Pemerintah India mengusulkan dilakukannya perundingan tingkat menteri luat negeri dengan Pakistan. Ini sebagai terobosan baru dimulainya hubungan yang lebih baik sejak tragedi serangan di Mumbai tahun 2008 lalu.
Menteri luar negeri Pakistan menyambut tawaran itu, meski ia mengatakan saat ini masih terlalu dini untuk mengumumkan tanggalnya. Usulan India itu merupakan pergeseran signifikan.
Selama ini, New Delhi memang gigih menolak kembalinya pembicaraan sampai Islamabad membawa orang-orang yang berada di balik serangan Mumbai untuk diadili. "India akan memasuki diskusi ini dengan pikiran terbuka," sumber pejabat pemerintah India kepada AFP.
"Kita akan mengangkat isu-isu yang relevan dari pihak kami. Kontra-terorisme akan dibangkitkan, serta isu-isu lain yang akan memberi kontribusi untuk menciptakan suasana perdamaian dan stabilitas antara kedua negara. "
India dan Pakistan melancarkan dialog damai pada tahun 2004 yang membantu menurunkan ketegangan antara kedua negara Asia Selatan yang bersaing dalam pengembangan senjata nuklir itu, terutama di wilayah sengketa Kashmir.
Tapi pembicaraan itu putus setelah serangan bersnejata kelompok militan pada November 2008 di Mumbai yang menewaskan 166 orang. India menuding kelompok Laskar e Taiba (LET) yang berbasis di Pakistan sebagai dalangnya.
Sejumlah pengamat asing menilai perundingan tingkat menteri tidak membawa banyak perubahan, tetapi ini adalah awal menuju langkah yang lebih baik.
Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi mengatakan kepada saluran televisi swasta Geo: "Kami berharap bahwa pembicaraan awal ini positif dan kita bisa mulai dari titik di mana itu sudah rusak."
Hal yang baru sebenarnya saat ini adalah kemauan politik. Kedua negara telah menunjukkan adanya kemauan politik untuk berubah.
Berita tentang tawaran itu datang sehari setelah India mengumumkan bahwa Menteri Dalam Begeri, P Chidambaram, akan pergi ke Pakistan bulan ini untuk pertemuan regional.
Dia akan menjadi anggota kabinet pertama yang menyeberangi perbatasan sejak serangan Mumbai.
Meskipun masyarakat internasional memuji India yang menahan diri atas serangan Mumbai, tekanan telah berkembang untuk New Delhi untuk kembali terlibat dengan Islamabad terkait situasi di Afganistan.
Para pejabat Pakistan telah mendorong Washington untuk membujuk India untuk melanjutkan dialog. Mereka mengklaim Al Qaida dan Taliban juga akan membuat ancaan bagi negara itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang