Kata-kata Negatif Lebih Cepat Terekam

Kompas.com - 05/02/2010, 14:51 WIB

KOMPAS.com — Percaya atau tidak, ternyata otak kita dalam keadaan sadar lebih cepat merekam kata-kata negatif. Ini diketahui setelah University College London melakukan penelitian yang melibatkan 50 sukarelawan yang diminta untuk memandangi kata-kata dalam layar komputer.

Kata-kata tersebut muncul dalam beberapa detik saja. Kemudian para partisipan diminta untuk mengingat dan menyebutkannya. Kepala penelitian Professor Nilli Lavie bercerita, kata-kata yang ada di dalam layar komputer terdiri atas kata-kata positif, seperti damai, bahagia, serta bunga.

Di antara kata-kata positif itu, kemudian diselipkan kata-kata negatif, seperti bunuh, sedih, dan ironi. Tapi tidak hanya kata-kata positif dan negatif yang ada, Lavie juga menyebutkan ada kata-kata netral di dalamnya, seperti kotak, teko, dan telinga.

Saat proses memilih kata-kata, partisipan diminta untuk mengklasifikasikan mana kata-kata positif, negatif, dan netral. Hasilnya, ternyata sebagian besar kata-kata yang klasifikasinya akurat adalah kata-kata negatif.

Ketertarikan Lavie melakukan penelitian ini sebenarnya diawali dari begitu banyaknya spekulasi seputar kemampuan manusia untuk memproses informasi emosional secara tidak sadar, contohnya mimik wajah dan kata-kata.

"Tapi dari penelitian ini, kita bisa memahami bahwa sebenarnya nilai-nilai emosional terekam dengan kuat dalam 'perekam' alam bawah sadar. Dan nilai emosional yang paling mudah dipanggil ulang adalah pesan-pesan negatif," Lavie memaparkan.

Hal ini juga menunjukkan, betapa pada dasarnya manusia akan bereaksi sangat cepat terhadap informasi emosional. "Maka ketika kita melihat seseorang membawa pisau saat kita sedang mengendarai mobil di tengah hujan deras, secara cepat pesan yang dipanggil dalam kepala adalah 'BAHAYA'," Lavie menjelaskan sambil menyebutkan bahwa penelitiannya telah dipublikasi dalam jurnal Emotion. (Siagian Priska)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau