Tarif Parkir Naik, Inisiatif Pengelola Parkir

Kompas.com - 05/02/2010, 17:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tarif parkir di luar ketentuan Pergub berlaku di sejumlah mal atau gedung merupakan inisiatif pengelola parkir. Demikian disampaikan Corporate Affair Secure Parking Toni Tjuatja, saat ditemui Kompas.com, di kantornya, Jakarta, Jumat (5/2/2010) .

"Ya iya ini atas inisiatif kita sendiri. Tetapi sebenarnya kan tetap Rp 2.000 per jam, tetapi ditariknya per 2 jam. Tidak tahu ya kalau yang lain," kata Toni.

Menurut Toni inisiatif ini dilakukan perusahaan karena hampir enam tahun ini tarif parkir tidak pernah naik. Dia kemudian membandingkan dengan tarif tol yang sudah naik sebanyak dua kali dengan kenaikan yang cukup signifikan. "Tarif parkir itu sejak tahun 2004 tidak pernah naik. Padahal, tarif tol sudah naik dua kali dari Rp 2.000 kini Rp 6.500 enggak ada yang protes! Apa bedanya parkir dengan tol," cetusnya.

Dia menilai, tarif parkir yang dipatok oleh perusahaan selama terbilang wajar. Dengan tarif itu, ujarnya, pihaknya menawarkan kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung karena kendaraan ditangani oleh tenaga yang terampil dan terlatih.

Meski demikian, bila mengacu pada Pergub 48/2004 tentang retribusi dan parkir, tarif yang ditetapkan di sejumlah mal atau gedung tetap saja terbilang mahal. Dalam Pergub dijelaskan bahwa tarif mobil per jam pertama mencapai Rp 2.000 dan jam berikutnya Rp 1.000. Untuk sepeda motor Rp 750 per jamnya. Sedang di beberapa tempat, banyak yang mematok tarif mobil sebesar Rp 3.000 dan untuk sepeda motor ada yang mencapai Rp 2.000 per jamnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau