Ferdinand Siap Jadi Kapten Inggris

Kompas.com - 06/02/2010, 19:01 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Pemecatan John Terry sebagai kapten Inggris menjadi pelajaran penting bagi Rio Ferdinand. Defender Manchester United (MU) ini pun akan berusaha memperbaiki citra dan sikapnya saat ditunjuk sebagai kapten "The Three Lions".

"Aku tahu harus mengubah opini publik tentang diriku. Kukira, aku bisa melakukannya," kata Ferdinand.

Dia memang sempat mendapat cap buruk karena pernah punya skandal seks, dihukum karena mabuk saat menyetir, dan dihukum delapan bulan dari sepak bola karena doping. Itu yang menyebabkan Ferdinand tak bisa main di Piala Eropa 2004. Enam tahun lewat, kini dia akan bertugas memimpin Inggris di Piala Dunia 2010.

"Aku tak malu mengakui pernah melakukan banyak kesalahan pada masa pertumbuhan. Mungkin di masa datang bisa saja aku membuat kesalahan lagi. Tapi aku harap tak melakukan kesalahan sebodoh masa lalu. Sebagai anak dari West Ham, butuh beberapa tahun buatku untuk tumbuh dan memahami tanggung jawab sebagai pemain sepak bola profesional," terang Ferdinand.

John Terry dipecat dari jabatan kapten Inggris, setelah terbongkar skandal seksnya bersama mantan pacar Wayne Bridge. Dia dinilai tidak mencerminkan pemimpin yang baik buat "The Three Lions". Ferdinand pun dinilai pengganti yang cocok untuknya.

"Kukira, aku sekarang sudah mencapai level dewasa. Kedewasaan bagian dari perjalanan manusia. Aku memiliki keluarga muda. Rasanya, setiap orang melewati masa pasang dan surut dalam karier dan kehidupan. Ini tergantung kita sendiri bagaimana menyikapinya," tambah pemain berumur 31 tahun ini.

Ferdinand sudah melewati masa sulit dan menyenangkan. Dia kini merasa menemukan jati dirinya dan makin dewasa. Banyak melakukan kegiatan amal, juga bersikap lebih dewasa. Maka, dia amat siap menjadi kapten Inggris menggantikan Terry. Di MU, dia juga masih menjadi kapten.

"Menjadi kapten akan memberi dampak yang besar. Kukira, manajer MU dan Timnas Inggris tak akan memilihku jika mereka tak percaya kepadaku. Mereka tentu sudah melihat bagaimana tanggung jawabku," ujarnya. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau