Wenger Siap Puasa Gelar

Kompas.com - 07/02/2010, 01:48 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, menilai, timnya masih berpeluang menjuarai Premier League dan akan berusaha untuk itu hingga detik terakhir. Namun, seandanya tidak pun, ia tetap puas dengan kepada tim dan klub.

Arsenal belum pernah menjuarai apa pun semenjak mengangkat trofi Piala FA, 2005 silam. Pendukung pun mulai mempertanyakan dan memprotes kebijakan Wenger membangun tim dengan basis pemain muda.

"Saya tak mengerti mengapa begitu banyak suporter menggerutu. Padahal, kami berada enam poin dari pemimpin klasemen dan masih ada 14 laga lagi. Kami berada di posisi yang kuat dan lolos (ke 16 besar Liga Champions). Kami berada dalam kondisi ekonomi sehat. Kami memiliki tim yang sangat muda dibanding tim lain," papar Wenger.

"Anda selalu bisa pesimistis atau optimistis. Namun, bila Anda menganalisis situasi kami secara realistis, Anda memiliki banyak alasan untuk optimistis. Jangan lupa, banyak klub besar di Inggris. Mereka menginvestasikan banyak utang dibanding kami dan kami masih (masuk empat besar Premier League)," lanjutnya.

Arsenal saat ini berada di posisi ketiga dengan 49 poin, atau kalah enam angka dari Chelsea di puncak klasemen. Arsenal bisa mengikis selisih menjadi tiga angka, saat bertemu Chelsea, Minggu (7/2/2010).

"Tentu, hasil hari Minggu akan penting. Namun, itu tak menentukan hasil akhir. Kami akan berjuang sampai akhir musim ini, katena Anda bisa melihat setiap tim kehilangan poin. Pada akhirnya, semua bergantung kepada tim, yang memiliki keyakinan lebih dari yang lain," tandasnya. (ARS)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau