LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, menilai, timnya masih berpeluang menjuarai Premier League dan akan berusaha untuk itu hingga detik terakhir. Namun, seandanya tidak pun, ia tetap puas dengan kepada tim dan klub.
Arsenal belum pernah menjuarai apa pun semenjak mengangkat trofi Piala FA, 2005 silam. Pendukung pun mulai mempertanyakan dan memprotes kebijakan Wenger membangun tim dengan basis pemain muda.
"Saya tak mengerti mengapa begitu banyak suporter menggerutu. Padahal, kami berada enam poin dari pemimpin klasemen dan masih ada 14 laga lagi. Kami berada di posisi yang kuat dan lolos (ke 16 besar Liga Champions). Kami berada dalam kondisi ekonomi sehat. Kami memiliki tim yang sangat muda dibanding tim lain," papar Wenger.
"Anda selalu bisa pesimistis atau optimistis. Namun, bila Anda menganalisis situasi kami secara realistis, Anda memiliki banyak alasan untuk optimistis. Jangan lupa, banyak klub besar di Inggris. Mereka menginvestasikan banyak utang dibanding kami dan kami masih (masuk empat besar Premier League)," lanjutnya.
Arsenal saat ini berada di posisi ketiga dengan 49 poin, atau kalah enam angka dari Chelsea di puncak klasemen. Arsenal bisa mengikis selisih menjadi tiga angka, saat bertemu Chelsea, Minggu (7/2/2010).
"Tentu, hasil hari Minggu akan penting. Namun, itu tak menentukan hasil akhir. Kami akan berjuang sampai akhir musim ini, katena Anda bisa melihat setiap tim kehilangan poin. Pada akhirnya, semua bergantung kepada tim, yang memiliki keyakinan lebih dari yang lain," tandasnya. (ARS)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang