JAYAPURA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Papua Alex Hesegem mengimbau kepada semua pejabat dan masyarakat agar memakai batik motif Papua produksi lokal.
"Kalau kita di Papua saja belum pakai batik Papua, bagaimana mengenalkan pada orang luar," kata Alex Hesegem, Minggu (7/2/2010).
Ia menjelaskan, batik Papua sudah mulai mendapat tempat di pasaran nasional hingga mancanegara sehingga menjadi suatu kebanggaan bagi pejabat dan masyarakat di Papua untuk memakainya.
"Kalau kita sudah memakainya, barulah kita bisa mengajak orang lain untuk mengikutinya," ujarnya.
Selain batik Papua, masih banyak produk asli Papua lainnya yang mempunyai keunikan tersendiri dan sangat baik untuk dipakai ataupun dikonsumsi masyarakat.
"Dengan menggunakan produk buatan Papua, secara tidak langsung kita juga telah mengenalkannya, serta membantu pembangunan di Papua," sambungnya.
Alex juga mengajak seluruh komponen di Papua untuk mengembangkan dan mengenalkan semua potensi yang ada di Papua kepada masyarakat luar.
"Banyak potensi alam maupun kerajinan di Papua yang belum diketahui dunia luar," katanya.
Batik dengan motif Papua saat ini memang sedang memperoleh banyak perhatian dan peminat dari masyarakat luar Papua hingga mancanegara.
Salah satu pelopor desainer batik motif Papua yang telah banyak dikenal hingga dunia internasional adalah Jimmi Affaar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang