Empat Pelaku Curanmor Ini Ternyata Buruh Bangunan

Kompas.com - 07/02/2010, 22:44 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Kepolisian Kota Besar (Poltabes) Banjarmasin melalui unit pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berhasil membekuk empat tersangka pencurian motor di kawasan Sutoyo Banjarmasin.

Penangkapan empat tersangka di kawasan Sutoyo.S Banjarmasin itu dibenarkan oleh Kepala Unit Curanmor, Reserse Kriminal Poltabes Banjarmasin, IPDA Agus S di Banjarmasin, Minggu (7/2/2010).

Empat tersangka pelaku curanmor itu diantara berinisial Jum (29) warga Jl. Sutoyo.S Gang Purnawirawan Rt 27 No 100 Banjarmasin Barat yang pekerjaan sehari-hari sebagai buruh bangunan.

Sup (29) warga Jl Sutoyo.S Gang Purnawirawan Rt 27 No 107 Banjarmasin Barat pekerjaan sehari-hari sebagai buruh bangunan.

Gen (25) warga Jl. Zafri Zam-zam No.10 Banjarmasin Barat Banjarmasin Barat yang pekerjaan sehari-hari sebagai pengangguran.

Selain itu Aw (31) warga Jl. Sungai Andai komp. Perdana Mandiri, pekerjaannya sebagai penjaga parkir di salah satu Bank di wilayah Banjarmasin.

Keempat tersangka pelaku curanmor itu dua diantaranya Jum dan Sup ditangkap di Jl. Zafri Zam-zam depan bilyar Borneo saat sedang ngumpul sekitar pukul 13:00 wita.

Kendaraan bermotor yang di curi mereka jenis jupiter MX warna hitam hijau dengan Nopol DA 4919 SW, yang dicuri dikawasan Jl. Sutoyo. S gang Sepakat sekitar hari Kamis, yang sedang diparkir dihalaman rumah korban.

"Penangkapan keempat tersangka pelaku curanmor tersebut di pimpin langsung oleh Kanit Curanmor Reserse Kriminal Poltabes Banjarmasin, Ipda Agus S bersama anggotanya," katanya.

Agus menuturkan, penangkapan mereka berasal dari hasil lidik pihaknya yang mana telah masuk laporan polisi adanya kendaraan roda milik warga Sutoyo.S yang kehilangan kendaraan.

Dari hasil tersebut pihaknya mendapatkan sasaran ke pelaku curanmor yang diketahui berinisial Jum, sedangkan Sup adalah sebagai pembuat kunci T guna memuluskan jalan pencurian tersebut.

Selanjutnya Gen ditangkap dirumahnya, keterlibatan ia karena dalam pencurian kendaraan bermotor itu sebagai otaknya dan pencetus ide sekaligus mengawasi dari jauh pelaksanaan curanmor tersebut.

Sedangkan untuk AW sendiri terlibat karena ia dalam kasus ini sebagai makelar yang menjaulkan dan mencari pembeli kendaraan bermotor hasil curanmor tersebut.

Berdasarkan barang bukti yang didapat berupa satu buah kendaraan jupiter MX dan satu buah kunci keempat tersangka curanmor tersebut digelandang ke Poltabes Banjarmasin diruang unit curanmor guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau