JAKARTA, KOMPAS.com - Saham-saham di Bursa Efek Indonesia Selasa (9/2/2010) pagi, masih diliputi awan mendung. Seiring jebloknya Wall Street. Indeks Harga Saham Gabungan pun menjauh dari level 2.500.
IHSG sampai berita ini diturunkan sudah berkurang 25,19 poin atau 1,02 persen menjadi 2.450,381. Sektor pertambangan dan miscellaneous industry menjadi pemimpin kemelorotan indeks di jalur negatif.
Analis riset Panin Sekuritas Purwokoa Sartono memperkirakan hari ini, IHSG masih dibayangi oleh pergerakan bursa regional. "Akan tetapi mulai terlihat kesempatan untuk melakukan buy on weakness terhadap saham bluechip yang turun tajam dalam beberapa hari terakhir," sebutnya.
Ia memprediksi kisaran support-resistance indeks hari ini ada pada 2.400-2.500.
Kemarin IHSG tertekan cukup dalam sebelum akhirnya bergerak menguat menjelang penutupan. "Anjloknya indeks didorong oleh wacana reshuffle kabinet yang tengah hangat dibicarakan saat ini. Akan tetapi, reboundnya bursa eropa berhasil meredam turunnya indeks," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang