PANGKAL PINANG, KOMPAS.com — Kapal BJL 1 jenis ro-ro, Selasa (9/2/2010) sekitar pukul 04.30 WIB kandas di Pulau Panjang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), yang berjarak sekitar 2,5 mil dari Buih Hijau menuju Pelabuhan Pangkal Balam, Kota Pangkal Pinang.
Berdasarkan data dari Administrator Pelabuhan (Adpel) Pangkal Balam, kapal yang mengangkut 39 kendaraan dan ratusan penumpang, termasuk awak kapal, itu berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (7/2/2010) sekitar pukul 23.00 WIB.
Dugaan sementara, kapal ro-ro tersebut kandas karena keluar alur akibat rusaknya lampu navigasi sebagai penunjuk arah. Ratusan penumpang dan awak kapal dinyatakan selamat dan sudah dievakuasi ke Pelabuhan Pangkal Balam.
Kapal masih tertahan lumpur yang hingga sekarang belum ditarik ke Pelabuhan Pangkal Balam karena masih menunggu laut pasang. Direktur Polairda Babel AKBP Purwoko mengatakan, semua penumpang, awak kapal, dan barang sudah dievakuasi.
"Namun, kapal belum ditarik, masih kandas di laut lepas. Semua penumpang sudah dievakuasi," katanya. Ia mengatakan, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian setelah mendapatkan informasi kapal tersebut kandas.
"Kami mengirim beberapa orang anggota untuk memberikan bantuan evakuasi. Mengenai penarikan kapal yang kandas, itu kewenangan BJL dan Adpel," ujarnya.
Ia mengatakan, kejadian kapal kandas ini sudah yang kedua kalinya pada tahun ini. "Kapal tersebut keluar alur karena lampu navigasinya tidak berfungsi," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang