Tekanan Luar Pengaruhi Pandangan Awal Fraksi

Kompas.com - 09/02/2010, 17:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) berpendapat, pandangan awal fraksi di Pansus Angket Bank Century terhadap salah benarnya kebijakan bail out, banyak dipengaruhi faktor politik di luar Pansus. Hal itu disampaikan koordinator Formappi, Sebastian Salang, saat jumpa pers di kantor Formappi, Jalan Matraman Raya, Jakarta, Selasa (9/1/2010).

Pandangan awal fraksi Partai Persatuan Pembangunan yang cukup mengejutkan oposisi karena menegaskan adanya 14 pelanggaran itu misalnya, dinilai Sebastian sangat dipengaruhi tekanan politik di luar Pansus seperti masalah internal partai. "Misalnya PPP terjadi perubahan sikap setelah rakernas, dan beberapa hari sebelum pengumuman sikap, ada petinggi PPP dipanggil KPK dan ada beberapa orang partai yang berpikir keluar koalisi," katanya.

Pandangan awal PPP yang menyatakan adanya pelanggaran hukum dan perbankan dalam kebijakan bail out tersebut juga dinilai Sebastian sebagai investasi jangka panjang partai dalam mendapat kepercayaan publik. Apalagi, selama ini masyarakat memberi harapan besar pada Pansus untuk membuka apa adanya persoalan skandal Century.

Karena faktor eksternal yang dapat mempengaruhi pandangan fraksi tersebut, Sebastian berpendapat, sikap para fraksi yang disampaikan kemarin belum merupakan sikap akhir dan masih terbuka kemungkinan berubah. Meskipun begitu, lanjutnya, Formappi sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat yang mengkritisi parlemen menyatakan sikap optimis bahwa pandangan awal fraksi akan konsisten hingga akhir.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau