KOLOMBO, KOMPAS.com — Sarath Fonseka disambut sebagai seorang pahlawan nasional setelah dia berhasil memimpin pasukan keamanan menumpas gerilyawan separatis Macan Tamil.
Fonseka berhasil menumpas gerilyawan Macan Tamil pada Mei tahun lalu sekaligus mengakhiri pemberontakan selama 37 tahun untuk kemerdekaan bagi suku Tamil.
Sang istri, Anoma Fonseka, mengatakan bahwa pemerintah belum secara resmi memberitahukan kepadanya mengenai penahanan suaminya.
"Tolong bantulah saya. Saya perlu mengetahui di mana kini dia berada, dan paling tidak saya bisa memberinya obat-obat yang dia perlukan."
Ny Fonseka menyatakan kekhawatiran mengenai apakah suaminya menerima pengobatan yang diperlukan setelah selamat dari serangan bom bunuh diri pada April 2006.
"Dia telah lupa meminum obatnya tadi malam. Apa yang saya ingin katakan kepada pemerintah adalah: Sewajarnya saja. Perlakukanlah dia sebagaimana umat manusia," tambahnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang