KEDIRI, KOMPAS.com - Pelatih Persik Kediri, Gusnul Yakin gagal melancarkan aksi balas dendam atas kekalahan timnya 1-6 terhadap Persib Bandung pada pertandingan putaran pertama Januari lalu. Kini ia harus puas dengan skor 1-3 yang dipetik pada pertandingan putaran kedua Liga Super Indonesia melawan Persib Bandung di Stadion Brawijaya Kediri, Selasa (9/2/2010).
"Para pemain bertanding sudah maksimal, namun belum ada koordinasi antar lini sehingga mudah dipatahkan oleh lawan," ujarnya seusai pertandingan.
Gusnul mengakui pemain Persib Bandung memiliki kualitas permainan yang bagus. Alasannya, setiap kali mereka diserang oleh Persik, tim asuhan Jaya Hartono ini berhasil bertahan.
Namun, begitu mereka mendapat peluang bagus, para pemain Persib akan balik menyerang. Gusnul juga memuji kedisiplinan pemain Persib dalam menjaga posisinya masing-masing.
Pada pertandingan berikutnya yakni saat Persik Kediri menjamu Sriwijaya FC, Sabtu (13/2/2010), Gusnul berharap timnya akan mendapat suntikan pemain baru yang lebih berkualitas.
Ia tidak ingin mengulang kekalahan yang sama seperti pada saat menjamu Persib Bandung. "Semoga kita bisa segera dapat pemain pengganti yang berkualitas. Sekarang masih usaha, saya juga sudah bilang dengan manajemen," katanya.
Sementara itu pelatih Persib Bandung, Jaya Hartono memuji permainan anak asuhnya pada laga tandang di Stadion Brawijaya. Jaya langsung sujud syukur di lapangan sesaat setelah wasit meniup peluit panjang diakhir babak kedua.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang