RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com — Penyerang Santos, Robinho, mengungkapkan alasannya meninggalkan Manchester City. Ia mengaku merasa terkekang selama berada di City.
Sebelum dipinjamkan ke Santos, Robinho jarang mendapat jatah starter. Mantan penyerang Real Madrid baru tampil sebanyak sepuluh kali di Premier League. Empat di antaranya sebagai pemain pengganti.
Saat Mancini datang menggantikan Mark Hughes, ia sempat meminta untuk sering diturunkan. Namun, Mancini lebih memilih pemain yang lebih tampil konsisten ketimbang dirinya.
"Dia (Mancini) memiliki jalan pikiran yang berbeda. Di Brasil, pelatih sangat menghargai karakteristik pemain. Namun di Eropa, mereka memainkan empat pemain pada dua lini dan mereka tidak ingin tahu apa yang Anda lakukan. Jika Anda penyerang, maka pelatih akan menurunkan Anda di lapangan hanya untuk berlari. Anda harus berlari dan itu saja," ungkapnya.
Pada debutnya bersama Santos, Robinho mencetak gol penentu kemenangan 2-1 Santos atas Sao Paulo di Paulista Championship, Minggu atau Senin (8/2/2010) dini hari WIB. Ia berharap bisa melanjutkan penampilan terbaiknya agar tetap dipanggil pelatih timnas Brasil, Carlos Dunga, ke Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.
"Aku sedang menyiapkan mental dan fisikku untuk menjadi pemain terbaik di Piala Dunia nanti," pungkasnya. (GUA)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang