Robinho: City Telah Mengekangku!

Kompas.com - 09/02/2010, 21:21 WIB

RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com Penyerang Santos, Robinho, mengungkapkan alasannya meninggalkan Manchester City. Ia mengaku merasa terkekang selama berada di City.   

Sebelum dipinjamkan ke Santos, Robinho jarang mendapat jatah starter. Mantan penyerang Real Madrid baru tampil sebanyak sepuluh kali di Premier League. Empat di antaranya sebagai pemain pengganti.

Saat Mancini datang menggantikan Mark Hughes, ia sempat meminta untuk sering diturunkan. Namun, Mancini lebih memilih pemain yang lebih tampil konsisten ketimbang dirinya.

"Dia (Mancini) memiliki jalan pikiran yang berbeda. Di Brasil, pelatih sangat menghargai karakteristik pemain. Namun di Eropa, mereka memainkan empat pemain pada dua lini dan mereka tidak ingin tahu apa yang Anda lakukan. Jika Anda penyerang, maka pelatih akan menurunkan Anda di lapangan hanya untuk berlari. Anda harus berlari dan itu saja," ungkapnya. 

Pada debutnya bersama Santos, Robinho mencetak gol penentu kemenangan 2-1 Santos atas Sao Paulo di Paulista Championship, Minggu atau Senin (8/2/2010) dini hari WIB. Ia berharap bisa melanjutkan penampilan terbaiknya agar tetap dipanggil pelatih timnas Brasil, Carlos Dunga, ke Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

"Aku sedang menyiapkan mental dan fisikku untuk menjadi pemain terbaik di Piala Dunia nanti," pungkasnya. (GUA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau