Bandeng Imlek Rawa Belong Masih Sepi Pembeli

Kompas.com - 10/02/2010, 14:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menjelang perayaan Imlek, kawasan Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat, diramaikan dengan pedagang ikan bandeng. Pantauan Kompas.com, mulai Rabu (10/2/2010) para pedagang ikan sudah mulai berjualan ikan bandeng di sepanjang Pasar Rawa Belong.

"Mulai hari ini sudah boleh dagang. Makanya, tadi pagi-pagi sudah mulai jualan," kata Ramin, salah seorang pedagang ikan bandeng, kepada Kompas.com saat ditemui di Pasar Rawa Belong, Rabu (10/2/2010).

Setiap menjelang perayaan Imlek, Pasar Rawa Belong terkenal sebagai tempat jualan bandeng imlek atau sering disebut dengan bandeng tahunan. Mulai dari pinggiran Jalan Rawa Belong hingga masuk ke Jalan Sulaiman, berderet sekitar 30 pedagang bandeng.

Menurut Ramin, penjualan bandeng imlek ini akan berlangsung selama empat hari hingga Sabtu mendatang. Ramin mengaku, pada hari pertama ini belum banyak pembeli bandeng Imlek yang menyambangi dagangannya.

"Hari ini ya masih perkenalan saja, jadi agak sepi. Mungkin ramainya besoklah. Biasanya tiga hari sebelum Imlek itu baru ramai," ujar Ramin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau