Paling banyak angkut penumpang

Lion Air Kalahkan Garuda

Kompas.com - 10/02/2010, 14:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Perhubungan (Kemhub) mencatat, Lion Air menjadi maskapai yang menerbangkan penumpang domestik paling banyak pada tahun lalu dibandingkan 2008.

Lion Air mengangkut 13,3 juta penumpang atau 30,7 persen dari seluruh jumlah penumpang yang diangkut sepanjang 2009 sebanyak 43,5 juta penumpang. Pada 2008, Lion mengangkut 9,21 juta penumpang.

"Lion Air menjadi yang paling banyak mengangkut penumpang karena mereka menambah pesawat terus. Terakhir mereka mendatangkan 3 unit ATR 72-500 untuk melayani penerbangan Indonesia bagian timur. Garuda juga menyatakan akan menambah sekitar 20 pesawat, Sriwijaya dan lainnya juga menambah pesawat," kata Direktur Angkutan Udara Kemhub Tri S Sunoko, Rabu (10/2/2010).

Setelah Lion Air, Tri bilang, posisi kedua ditempati Garuda Indonesia yang menerbangkan 8,39 juta penumpang atau 19,28 persen dari total penumpang. Sementara 2008 jumlah penumpang Garuda tercatat 7,66 juta. Diikuti Batavia Air yang menerbangkan 6,10 juta penumpang atau 14,02 persen secara keseluruhan.

Tri menjelaskan, faktor lain yang mendukung lonjakan pertumbuhan penumpang adalah ekspansi pengadaan pesawat yang terus dilakukan maskapai diikuti oleh dibukanya sejumlah rute baru.

Namun, Tri memastikan bahwa belum tentu dari sisi pendapatan Lion Air yang paling tinggi. Sebab, pendapatan itu tergantung dari harga tiket dan yield per penumpang.

Secara total, jumlah penumpang pesawat domestik tumbuh 16,3 persen dari angka 37,4 juta pada 2008 menjadi 43,5 juta sepanjang 2009 lalu. Angka ini lebih tinggi dari target Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan yang memperkirakan pertumbuhan jumlah penumpangnya hanya sekitar 10 persen pada 2009 lalu.

"Naiknya jumlah penumpang domestik ini menunjukkan kesejahteraan masyarakat meningkat. Sehingga kenaikannya lebih tinggi dibandingkan perkiraan pemerintah," lanjutnya. (Kontan/Gentur Putro Jati)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau