SURABAYA, KOMPAS.com - Persebaya pantas bermuram-durja. Sudah bermain tanpa dukungan suporter, Bajul Ijo harus menanggung malu setelah kalah 0-2 (0-1) dari Sriwijaya FC pada laga perdana putaran dua Liga Super Indonesia di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya, Rabu (10/2/10).
Stadion yang steril dari bonek kemarin menjadi saksi kematangan pemain-pemain Sriwijaya yang unggul berkat gol Ambrizal pada menit ke-37 dan Zah Rahan pada injury time. Zah Rahan-lah bintang pertandingan yang sukses mematikan gerak Taufiq dan Josh Maguire hingga tidak berkutik.
"Pemain-pemain tengah kami ditekan sehingga kesulitan mengoper bola. Sampai akhir babak pertama, mereka gagal keluar dari tekanan," ujar Danurwindo.
Yang disayangkan Danurwindo terlambat memasukkan Ngon A Djam dan Andik Vermansah. Ngon baru masuk pada menit ke-59 menggantikan Anang Maruf. Masuknya Ngon yang diproyeksikan menjadi playmaker bisa membuka pertahanan lawan dan mencairkan kembali serangan-serangan yang buntu. Terbukti setelah masuk, Persebaya lebih menguasai lapangan dan berhasil menciptakan sembilan peluang emas.
Sebaliknya Sriwijaya yang tidak bermain istimewa berhasil memanfaatkan kegagapan bek-bek Persebaya. Gol kedua tercipta akibat bolongnya lini belakang Persebaya yang lebih fokus maju membantu serangan.
"Ini hasil yang baik, kami mengawali putaran kedua dengan tiga poin, apalagi kami melawan Persebaya," kata pelatih Sriwijaya Rahmad Darmawan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang