Palestina Tangkap Enam Simpatisan Al Qaeda

Kompas.com - 10/02/2010, 23:32 WIB

TEPI BARAT, KOMPAS.com - Pasukan keamanan Palestina untuk pertama kalinya menangkap seseorang yang dicurigai sebagai simpatisan jaringan Al-Qaeda di Tepi Barat yang mereka kuasai.

Brigadir Jenderal Ibrahim Ramadan mengatakan, enam pemuda ditangkap di dekat Kota Jenin, Tepi Barat pekan lalu. Mereka telah melakukan pelatihan militer tetapi belum memilih target apapun untuk diserang.

"Mereka menganggap diri mereka bagian dari Al-Qaeda tapi tidak punya kontak dengan pemimpin Al-Qaeda di luar negeri," katanya, Rabu.

"Mereka semua telah mencukur kepala dan jenggot panjang, dan mereka mempertimbangkan baik Fatah dan Hamas agar menjadi kafir," katanya menambahkan.

Ramadan membantah bahwa pasukan keamanan Israel terlibat dalam penangkapan itu. Meskipun Al Qaeda vokal ikut mendukung perjuangan Palestina, namun mereka tidak pernah menunjukkan eksistebsi mereka di wilayah-wilayah pendudukan.

Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok-kelompok Islam garis keras muncul di Jalur Gaza
dan pada Agustus 2009 pasukan keamanan bentrok dengan kelompok yang menyerukan penerapan hukum Islam di wilayah yang miskin.

Lebih dari 20 orang tewas dan 120 terluka dalam bentrokan di bagian selatan kota perbatasan Rafah, termasuk pemimpin kelompok, seorang pendeta karismatik bernama Abdul Latif Musa.

Juga pada hari Rabu, pemerintah menyatakan Hamas telah menangkap seorang pemimpin senior dari kelompok Islam radikal yang melarikan diri dari penjara akhir tahun lalu.

Ihab Al Ghussein, juru bicara kementerian dalam negeri Hamas mengatakan, Mahmud Thalib ditangkap terkait sejumlah kejahatan, termasuk ledakan baru-baru ini warung internet.

Pada Desember, kelompok-kelompok ekstremis mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa Thalib telah melarikan diri dari  pusat penahanan Hamas, namun pihak berwenang Hamas tidak pernah membenarkan laporan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau