"Setan Merah" Diselamatkan Gol Bunuh Diri

Kompas.com - 11/02/2010, 04:27 WIB

BIRMINGHAM, KOMPAS.com - Manchester United (MU) ditahan imbang 1-1 oleh Aston Villa dalam lanjutan Premier League, di Stadion Villa Park, Rabu (10/2/2010). "Setan Merah" mampu mencetak gol berkat aksi bunuh diri bek Villa, James Collins.

"Setan Merah" yang di atas kertas lebih diunggulkan pada laga ini langsung tampil menekan. Mereka memiliki dua peluang emas lewat aksi Michael Carrick dan Nani. Namun, kedua peluang itu berhasil digagalkan kiper Villa, Brad Friedel.

Villa yang tampil di publiknya sendiri coba balik menekan. Pada menit ke-18, Ashley Young nyaris membawa timnya unggul. Sayang, Edwin van der Sar masih bisa mematahkan bola tembakannya. Semenit kemudian, Van der Sar benar-benar bobol oleh tandukan Carlos Cuellar, 1-0.

Setelah terjadi kemelut di depan gawang MU, Cuellar berhasil menanduk bola liar. Edwin van der Sar mencoba menepis, tapi tangganya tak mampu menjangkau bola.

Sayang, keungulan tim tuan rumah hanya bertahan selama tiga menit. "Setan Merah" berhasil mencetak gol balasan berkat gol bunuh diri yang dilakukan James Collins. Gol itu terjadi dari tembakan keras Ryan Giggs. Bola yang dimaksudkan sebagai umpan silang itu mengenai lutut Collins dan berbelok ke gawangnya sendiri.

Keadaan imbang membuat laga semakin sengit. Kedua tim sama-sama bermain ngotot. Sayang, permaianan menjadi tak imbang setelah MU dipaksa bermain sepuluh orang. Nani diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras Stiliyan Petrov.

Unggul jumlah pemain, Villa seperti di atas angin. Mereka menekan tamunya. Pada menit ke-33, Stilian Petrov melepaskan ancaman ke gawang Van der Sar, Namun lagi-lagi, Van der Sar masih bisa menyelamatkan gawangnya. MU sesekali berhasil keluar dari tekanan.

Bahkan, mereka nyaris unggul lewat aksi Wayne Rooney di menit-menit akhir. Sayang, Friedel masih menutup ruang tembak Rooney meski berada dalan keadaan bebas. Alhasil, skor 1-1 bertahan hingga peluit tanda turun minum.

Pada babak kedua, pelatih MU, Sir Alex Ferguson, melakukan perubahan strategi dengan menarik Paul Scholes dan memasukkan Antonio Valencia.

Masuknya Valencia cukup efektif. Aksinya nyaris membawa  hasil positif bagi "Setan Merah", tapi tembakan kerasnya gagal mengenai sasaran.

Pelatih Villa, Martin O'Neill, juga melakukan perubahan strategi setelah melihat lini depannya tumpul. Ia memasukkan John Carew dan menarik Fabian Delph pada menit ke-59.

Meski tampil sepuluh orang, MU bisa mengembangkan serangan. Beberapa kali mereka memiliki peluang mencetak gol. Pada menit ke-75, Rooney hampir merobek gawang Friedel. Ia melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti setelah berhasil mengecoh dua bek lawan. Namun, Friedel masih bisa meninju bola yang meluncur deras ke gawangnya.

Di masa injury time, MU berhasil mengurung tim tuan rumah. Mereka berusaha membongkar pertahanan Villa. Sayang, serangan demi serangan yang dibangun masih gagal menembus ketatnya lini pertahanan Villa yang cukup disiplin. Aston Villa pun berusaha memanfaatkan kelebihan pemain, tapi serangan mereka kurang kreatif dan jarang menghasilkan peluang. 


Susunan Pemain:
Aston Villa: Friedel; Dunne, Collins, Young, Jimenez, Cuellar; Petrov (65), Delph (Carew 59), Downing, Young, Milner; Agbonlahor

Manchester United: Van der; Evans, Brown, Evra, Rafael; Carrick, Scholes (Valencia 46), Fletcher, Giggs (Berbatov 74), Nani; Rooney

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau