ROMA, KOMPAS.com — Mantan pemain Juventus, Lilian Thuram, mengakui bahwa suporter Italia memang sering berlaku rasis. Perlakuan tifosi terhadap striker Inter Milan, Mario Balotelli, membuktikan bahwa sepak bola Italia tak menginginkan pemain berkulit hitam.
Thuram menyampaikan hal tersebut saat meluncurkan buku yang berisi sekumpulan foto orang-orang berkulit hitam yang menginspirasi hidupnya. Mantan pemain Perancis itu merasa tak nyaman terhadap perbedaan perlakuan ras tersebut.
Hal itu tampak jelas pada diri Balotelli. Pemain keturunan Ghana yang diadopsi oleh orangtua asal Italia itu selalu menjadi bahan ledekan oleh tifosi Juventus. Ini menjadi salah satu alasan mengapa sampai kini Balotelli tak pernah dipanggil dalam skuad Italia.
"Harap dicatat, apa yang dikatakan fans Juve soal 'orang kulit hitam tidak bisa jadi orang Italia' menandakan bahwa ada rasisme di Italia. Ada sikap rasis dalam warga mereka," kata Thuram seperti dikutip Gazzetta Dello Sport.
"Balotelli harus dipertahankan, dia perlu bantuan. Ada rasisme di sepak bola. Kuharap suatu hari nanti Balotelli bermain untuk tim nasional Italia," tambah Thuram.
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) sudah melakukan tindakan tegas terhadap suporter yang tetap berlaku rasis di sepak bola. Pada duel semifinal Coppa Italia antara Inter dan Juventus beberapa waktu lalu, FIGC melarang Juventini menyaksikan laga di Giuseppe Meazza.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang