Wanita Usia Matang Tetap Perlu Kontrasepsi

Kompas.com - 11/02/2010, 11:49 WIB

KOMPAS.com - Hamil di atas usia 35 tahun identik dengan meningkatnya berbagai risiko kehamilan dan persalinan. Oleh sebab itu, wanita berusia matang diminta tetap menggunakan alat kontrasepsi mengingat risiko kehamilan tetap besar.

Secara alamiah, semakin bertambah usia, kemampuan tubuh wanita untuk memproduksi hormon estrogen dan progesteron akan menurun. Itu sebabnya, kesuburan akan menurun seiring bertambahnya usia. Meski begitu, seorang wanita tetap dapat hamil pada usia 30-an, 40-an, bahkan di usia 50-an.

Tingginya angka aborsi di Inggris beberapa tahun terakhir ini terutama pada wanita usia 40-an tahun diduga karena mereka tak siap hamil dan anggapan di usia tersebut mereka tak mungkin hamil lagi.

Aborsi tersebut juga dilakukan antara lain karena alasan cacat janin yang sering terjadi pada kehamilan wanita berusia matang. Oleh sebab itu, pemerintah Inggris  sedang menggalakan kampanye penggunaan kontrasepsi untuk wanita hingga usia menopause demi mencegah kehamilan yang tak diinginkan.

Menurut Julie Bentley dari lembaga keluarga berencana Inggris, hampir seluruh metode kontrasepsi bisa digunakan untuk wanita berusia 35 tahun ke atas. "Banyak yang kaget mendapati dirinya hamil. Semula mereka menganggap haid yang tidak datang sebagai gejala premenopause, padahal karena sedang hamil," katanya.

Berdasarkan kurva kesuburan, wanita memasuki usia paling subur pada usia 20-35 tahun. Namun kemungkinan hamil tetap tinggi pada perempuan berusia 30-34 tahun memiliki tingkat fertilitas tertinggi, yakni 113,1 kelahiran per 1.000 wanita. Meski demikian angka kelahiran pada wanita usia 40-an meningkat tajam beberapa tahun belakangan ini, khususnya di negara maju.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau